bobo ...
ga nyadar kalo tidur 24 jam
tahu tahu kebangun dah sore lagi
untung ga kelewat tanggalnya
weird dream..
Mar 13, 2003
Mar 11, 2003
Ada yang berguguran dari kemarau berkepanjangan
Mungkin sebuah harap atau cinta yang ditumbuhkan langit
Tapi siapa dapat membaca musim dan hama berliaran
Di negeri tak bernama tak mengenal belas walau sedikit"
Tak perlu kau katakan tentang cinta
Karena ia hanya ada di negeri negeri jauh
Juga bahagia juga tawa juga surga
Hanya berita tersampai lewat desir angin meluruh
"Lalu apa arti airmata?", katamu, penuh tanya
Airmata? demikian kekal mengembang di pelupuk
Menjadi mata air danau lautan airmata
Seperti dongeng penyair tua meracau mantra mabuk dan
mengacungkan kapak: Airmata! Airmata! Mataair! Airmata! Airmata!
Tapi hujan tak sampai pada kemarau
Berguguran bunga, mungkin harap atau cinta
Mungkin sebuah harap atau cinta yang ditumbuhkan langit
Tapi siapa dapat membaca musim dan hama berliaran
Di negeri tak bernama tak mengenal belas walau sedikit"
Tak perlu kau katakan tentang cinta
Karena ia hanya ada di negeri negeri jauh
Juga bahagia juga tawa juga surga
Hanya berita tersampai lewat desir angin meluruh
"Lalu apa arti airmata?", katamu, penuh tanya
Airmata? demikian kekal mengembang di pelupuk
Menjadi mata air danau lautan airmata
Seperti dongeng penyair tua meracau mantra mabuk dan
mengacungkan kapak: Airmata! Airmata! Mataair! Airmata! Airmata!
Tapi hujan tak sampai pada kemarau
Berguguran bunga, mungkin harap atau cinta
(kau ingin rasakan keheningan ini, seperti cucuran airmata, beterjunan
kanak-kanakmu, dalam segala moyak harapan)
sudah lama aku kehilangan air mata, tangisku menjadi api menyala,
jangan, jangan membuatku menangis, karena kota-kota sudah menjadi
puing, kanak-kanak sudah demikian damai dalam lubang besar pemakaman,
(kau ingin rasakan kesunyian ini, seperti cucuran airmata, beterjunan
aku, mencari cintamu)
sudah lama aku kehilangan cinta, tak ada yang tersisa, mungkin pada
pecahan granat atau bau bensin dan pecahan botol, tiada, tiada lagi
yang tersisa, kau lihat sepatuku, perhatikan, di ujungnya, ya merah dan
putih, darah dan sedikit cairan otak, eh ada berhelai
rambut juga
(kau ingin rasakan keindahan ini seperti cucuran airmata, beterjunan
mereka, mencari cahaya)
sudah lama aku tak ada cahaya, di sini, dalam hatiku...
ps.
untuk tiggel
kanak-kanakmu, dalam segala moyak harapan)
sudah lama aku kehilangan air mata, tangisku menjadi api menyala,
jangan, jangan membuatku menangis, karena kota-kota sudah menjadi
puing, kanak-kanak sudah demikian damai dalam lubang besar pemakaman,
(kau ingin rasakan kesunyian ini, seperti cucuran airmata, beterjunan
aku, mencari cintamu)
sudah lama aku kehilangan cinta, tak ada yang tersisa, mungkin pada
pecahan granat atau bau bensin dan pecahan botol, tiada, tiada lagi
yang tersisa, kau lihat sepatuku, perhatikan, di ujungnya, ya merah dan
putih, darah dan sedikit cairan otak, eh ada berhelai
rambut juga
(kau ingin rasakan keindahan ini seperti cucuran airmata, beterjunan
mereka, mencari cahaya)
sudah lama aku tak ada cahaya, di sini, dalam hatiku...
ps.
untuk tiggel
Mar 6, 2003
Mar 4, 2003
tak kan kubangunkan mentari
jika sinarnya kelak menyengat sayap-sayap cintamu
biarlah bulan berselimut ragu
dan malam berkawan gulita abadi
tak kan kurayu senja
agar datang di ujung petang
jika lindapnya membuat hatimu luka
dan berkasnya terserak dalam lembah lengang
tak kan lagi, kekasih…
tak kan kubiarkan jarum waktu mengoyak realita
merobek mimpi dan angan-angan milik kita
merenggut asa dari doa-doa yang `tlah terenda
....
sebuah janji
jika sinarnya kelak menyengat sayap-sayap cintamu
biarlah bulan berselimut ragu
dan malam berkawan gulita abadi
tak kan kurayu senja
agar datang di ujung petang
jika lindapnya membuat hatimu luka
dan berkasnya terserak dalam lembah lengang
tak kan lagi, kekasih…
tak kan kubiarkan jarum waktu mengoyak realita
merobek mimpi dan angan-angan milik kita
merenggut asa dari doa-doa yang `tlah terenda
....
sebuah janji
aku dan hujan
deras
terjaga lunglai
di tirai senar bening perkusi
mengucur dari genting genting
derai bergulir lagi
menculik hangatmu ketika larut
menikammu pergi di kabut pagi
aku dan rinai hujan
berpasangan menari
menepis langkah langkahmu
dari hamparan hari
sehabis gugur tunas malam
di rusuk dekap
meniti bahasa angin hingga lelapku
dan hantu hantu dalam setengah bias waktu
langit meneduh kelam
menyusuri pecah ombak gerimis pesisir lintasan
angin lenan sunyi berdegub
derai bergulir
pasir, air, malam, patah, buih..
turun malam
kelam gelisah pantai hujan
menyisir debur ruang tunggu
merindukanmu terdampar lagi
untuk DreamRain ku
cepat sembuh yah :(
deras
terjaga lunglai
di tirai senar bening perkusi
mengucur dari genting genting
derai bergulir lagi
menculik hangatmu ketika larut
menikammu pergi di kabut pagi
aku dan rinai hujan
berpasangan menari
menepis langkah langkahmu
dari hamparan hari
sehabis gugur tunas malam
di rusuk dekap
meniti bahasa angin hingga lelapku
dan hantu hantu dalam setengah bias waktu
langit meneduh kelam
menyusuri pecah ombak gerimis pesisir lintasan
angin lenan sunyi berdegub
derai bergulir
pasir, air, malam, patah, buih..
turun malam
kelam gelisah pantai hujan
menyisir debur ruang tunggu
merindukanmu terdampar lagi
untuk DreamRain ku
cepat sembuh yah :(
setelah kau katakan bahwa dunia kini hanya tinggal airmata.
dan sunyi masih terus menjadi barang mewah dalam etalase.
sedang darah masih saja mengalir hingga menjadi sungai dalam
tubuhmu. maka telah kulukis wajah kesabaran pada kanvas masa
depan, hingga luka menjelma anakanak lapar yang memburu pasar
dengan sebilah pisau ditangan kanan.
kembali kulumat duka yang menghiasi wajahmu dengan gairah
rindu yang garang. agar bisa kureguk kembali cinta dari
bening sungai kasih dalam matamu.
........
hanya ini yg kita punya
......
dan sunyi masih terus menjadi barang mewah dalam etalase.
sedang darah masih saja mengalir hingga menjadi sungai dalam
tubuhmu. maka telah kulukis wajah kesabaran pada kanvas masa
depan, hingga luka menjelma anakanak lapar yang memburu pasar
dengan sebilah pisau ditangan kanan.
kembali kulumat duka yang menghiasi wajahmu dengan gairah
rindu yang garang. agar bisa kureguk kembali cinta dari
bening sungai kasih dalam matamu.
........
hanya ini yg kita punya
......
Subscribe to:
Posts (Atom)